Rabu, 01 Juli 2015

Convert Ms.word to PDF

Cara Merubah File MS Word Ke PDF dengan Mudah dan Cepat

 
Cara Convert File MS Word Ke PDF dengan Mudah dan Cepat | Tutorial kali ini akan menjelaskan bagaimana sih cara mengubah atau menyimpan file Word lalu di convert menjadi PDF dengan mudah dan cepat. Cara ini menurut saya merupakan cara termudah yang sering saya gunakan jika saya sedang ingin menyimpan document dari file Word ke file PDF. Kenapa saya bilang cara ini adalah cara yang paling mudah? karena file PDF ini tanpa menggunakan aplikasi atau software seperti converter word to pdf.

Namun, masih banyak juga yang masih bingung dan bahkan belum mengetahui sama sekali cara ini. Maka dari itu saya akan sharing tutorial untuk mengubah file microsoft office word ke pdf dengan menggunakan Add in dari Microsoft.

Namun sayangnya Add in ini tidak ada pada CD installer Microsoft office dan sepertinya Anda harus mendownload terlebih dahulu di situs resmi microsoft. Silakan Anda download Add in Save As PDF or XPS melalui link dibawah ini:
http://www.microsoft.com/en-us/download/details.aspx?id=7
Setelah sudah di download add in tadi, langsung saja install di komputer Anda setelah Add in ini berhasil terinstall, ikuti panduan berikut ini untuk menyimpan word ke pdf.

CARA MEN-CONVERT FILE MS WORD KE PDF DENGAN MUDAH

1. Siapkan file document word dengan membuat document baru atau membuka document yang sudah ada di komputer.

2. Simpan file Anda ke PDF dengan memilih menu Office pada bagian kiri atas

3. Kemudian pilih Save AS > PDF or XPS.

4. Pilih lokasi penyimpanan Anda.

5. Setelah selesai klik Publish. File pdf sudah muncul di lokasi penyimpanan yang anda pilih.

6. Buka file pdf tadi untuk melihat hasilnya.

7. Finish

MC (MASTER OF CEREMONY )

Tips untuk menjadi MC yang Baik dan Benar


Sukses tidaknya suatu atau acara sangat ditentukan oleh para pendukung acara tersebut, salah satunya yang sangat berperan penting adalah MC ( Master of Ceremony). Menjadi seorang MC yang baik tentunya membutuhkan pengetahuan dan kemampuan khusus.
Bagi loe yang tertarik untuk menekuni dibidang ini, berikut beberapa tips yang perlu diketahui untuk menjadi MC yang baik
1. Suara dan cara berbicara
- Teknik memproduksi suara dengan memperhatikan :
1. Speed, standar kecepatan suara harus menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi.
2. Volume, dalam memandu sebuah acara, suara yang dihasilkan harus bulat.
3. Tone, tinggi rendah suara, agar audience tidak merasa bosan selama acara berlangsung.
4. Timbre, suara yang ekspresif akan sangat mudah mempengaruhi pendengar.
5. Power, kekuatan suara yang dihasilkan harus tepat sesuai dengan pemakaian kata.
6. Nafas, berbicara dengan nafas perut, karena suara yang dihasilkan lebih dalam, power lebih kuat dan lebih terasa nikmat untuk didengar.
- Teknik berbicara
Yang harus diperhatikan untuk menghasilkan cara berbicara yang lebih professional dalam membawakan acara antara lain :
1. Intonasi : Sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung iramaatau berirama.
2. Artikulasi : Setiap kata yang diucapkan haruslah jelas benar, sehingga mudah dimengerti atau dipahami.
3. Phrasing : Dalam berbicara sebaiknya memberikan jeda agar dapat dimengerti.
4. Stressing : Memberikan energi dalam suara, agar tidak menimbulkan kesan loyo.
5. Infleksi : Lagu kalimat, perubahan nada suara, hindari pengucapan yang sama bagian setiap kata (redundancy). Inflesi naik menunjukkan adanya lanjutan kalimat atau menurun untuk menunjukkan akhir kalimat. Semakin sering training MC akan membuat loe menjadi terbiasa.
2. Menciptakan suasana dengan suara
a. Acara resmi
Speed : Natural – lambat
Tone : Rendah
Volume : Kuat
Power : Kuat
Timbre : Khidmat, serius
b. Acara hiburan
Speed : Kadang agak cepat
Tone : Fluktuatif
Volume : Kuat
Power : Kadang-kadang kuat
Timbre : Khidmat, serius
3. Penampilan
Harus disesuaikan dengan penyelenggaraan dan karakteristik acaranya.
4. Bahasa Tubuh
Ini harus diperhatikan mengingat seorang MC menjadi pusat perhatian dalam suatu acara,
- Duduk : Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan
- Berdiri : Untuk wanita membentuk sudut 45°, tegak, dada tegap, bahu relaks dan untuk pria kaki sedikit terbuka.
- Berjalan : Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap.
5. Meningkatkan rasa percaya diri, dapat dilakukan dengan :
a. Evaluasi diri
- Memperluas wawasan agar tidak canggung dan merasa khawatir bertemu dan berbicara dengan siapa pun.
- Memperbaiki penampilan
b. Mengatasi grogi
- Persiapan yang baik
- Datang sebelum waktunya
- Adaptasi dengan kondisi dan situasi
- Relaksasi
6. Tampil memikat
- Eye contact
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience. Pada saat menyebut tamu VIP, pandanglah pejabat tersebut.
- Opening touch
Pada saat audience belum siap untuk memulai acara, MC dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mencairkan suasana dengan opening touch yang berbentuk lelucon, pertanyaan, atau pernyataan yang controversial.
- Emotional content
Untuk menciptakan suasana kebersamaan dan dialogis dengan mengusahakan agar pembicaraan memiliki emosi yaitu melalui penegasan kata, pengulangan kata, menunda kata, dan memperpanjang kata,
7. Penguasaan suasana/acara, dapat diperoleh dengan hal-hal berikut :
a. Melangkah dengan tenang dan yakin
b. Cari tempat berdiri yang tepat, dapat dilihat semua orang (sebanyak mungkin).
c. Berdiri tegak, jangan membungkuk, bersandar dinding/meja, miring.
d. Mulai acara dengan telebih dahulu memberi salam dengan tulus dan sungguh-sungguh.
e. Berbicara dengan suara yang cukup jelas, tidak terlalu cepat/lambat, jangan monolog tetapi dialog, gunakan intonasi suara yang sesuai.
f. Ekspresi wajah harus baik. Resep : Lupakan diri (tidak self centered).
8. Etiket yang harus diperhatikan, menjadi seorang MC yang baik :
1. MC tidak harus membacakan susunan acara pada pembukaan acara, kecuali untuk acara resmi.
2. Seusai pejabat memberikan sambutan pada acara resmi, MC tidak memberikan ucapan terima kasih, komentar atau tanggapan tentang sambutan tersebut.
3. Bila mempersilakan pejabat untuk menberikan sambutan, sebaiknya MC bergerak meninggalkan mike pada saat yang sama dengan saat pejabat meninggalkan mike.
4. Jangan memulai acara berikutnya sebelum pejabat yang baru saja selesai memberikan sambutan tiba di tempat duduknya.
5. Apabila acara tersebut banyak melibatkan wartawan, fotografer dan kameramen, sehingga kegiatan mereka mengganggu jalannya acara, secara formal beri kesempatan kepada mereka untuk mengambil gambar dan segera akhiri dengan cara yang sama.
6. Untuk catatan-catatan anda, gunakan kertas yang terpotong rapi dengan catatan yang teratur dan jangan mengangkat kertas terlalu tinggi.
7. Jangan memukul, meniup atau selalu menggerak-gerakkan mike, sebelum dan pada saat berbicara.

cara presentasi

Cara menyampaikan presentasi yang baik dan menarik

Kemampuan menyampaikan presentasi yang baik sangat diperlukan di dunia bisnis dan harus dikuasai bila ingin menjadi sukses. Berbicara di depan banyak orang merupakan kesempatan bagi Anda untuk menjelaskan konsep usaha, keunggulan barang & jasa ataupun untuk membangun brand awarreness.
Namun begitu berbicara di depan umum bagi banyak orang merupakan momok yang menakutkan, tapi tunggu, jangan khawatir karena Tips dan Trik akan memberikan kiat supaya Anda dapat melakukan presentasi dengan baik.
Berikut 6 langkah untuk dapat melatih kemampuan presentasi / berbicara di depan umum supaya tampil percaya diri, berinteraksi dengan audience serta tidak gugup.

1. Latihan pernafasan

Atur nafas dengan baik dan pastikan Anda mengetahui cara mengambil nafas saat sedang menyampaikan kalimat yang cukup panjang sehingga pembicaraan tidak terputus.

2. Latihan presentasi dengan orang yang Anda kenal

Dengan melakukan latihan akan memberikan Anda keyakinan terhadap materi yg hendak disampaikan. Berlatih didepan sekumpulan orang yang Anda kenal seperti anggota keluarga atau teman dengan minimal 3 orang. Dan setelah melakukan presentasi didepan mereka, tanyakan kepada mereka kelebihan dan kekurangan dari presentasi yang Anda lakukan; setelah itu coba perbaiki kekurangan yg ada.
cara menyampaikan presentasi yang baik

3. Kenali situasi sekitar

Baca situasi tempat dan acara di mana Anda melakukan presentasi, Apakah menggunakan mikrofon, audio visual seperti proyektor karena semakin baik Anda menguasai lingkungan sekitar maka konsentrasi dapat lebih fokus saat memberikan presentasi.

4. Kenali pendengar (audience)

Terlepas dari seberapa baik Anda menguasai topik presentasi namun jika orang-orang tidak tertarik maka tidak akan berhasil. Ketahui siapa yang akan mendengarkan presentasi setelah itu sesuaikan gaya komunikasi Anda dengan audiens. Jadi, bedakan gaya bicara Anda saat harus berbicara dengan karyawan ataupun dengan mahasiswa.

5. Menyesuaikan isi konten presentasi

Menyampaikan antara apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda bicarakan sering tidak mudah. Tapi ingatlah bahwa ketika kita ingin berpresentasi untuk menarik perhatian audiens pada bisnis Anda, tidak perlu terlihat (bersikap) seperti salesman.
Ingat bahwa Anda mewakili presentasi dari bisnis atau produk Anda, jadi jika menyampaikan presentasi yang mengesankan maka orang akan ingin tahu lebih banyak. Jadi pastikan dalam slide powerpoint ataupun kertas bahan presenstasi tercantum nama perusahaan, website, dan nomor telepon yang dapat dihubungi.

6. Terhubung dengan pendengar atau audience

Selalu terhubung dengan pendengar dan jangan hanya terus menerus terpaku terhadap kertas / layar yang Anda baca karena pendengar bisa mudah bosan. Menyampaikan presentasi harus dilakukan dengan baik, teratur dan sesekali lakukan kontak mata, bila perlu selingi dengan humor. Pastikan poin-poin penting tersampaikan dengan singkat, padat dan jelas; lalu setelah presentasi selesai berikan kesempatan bagi pendengar untuk bertanya.

CARA MEMPROMOSIKAN PRODUK

Tips dan Trik

 Cara mempromosikan produk
  • Promosikan produk melalui sosial media (Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain)
  • Tempatkan iklan baris di koran.
  • Pasang Iklan di buku telepon (yellow pages).
  • Beriklan di pusat grosir.
  • Mendekati pelanggan melalui telepon.
  • Promosi melalui surat.
  • Jadi pembicara di seminar, dan berbicara tentang hal-hal yang hanya dikendalikan (sekalian promosi).
  • Jadilah pembicara tamu di radio talk show.
  • Buat data base konsumen lengkap dengan alamat. Terus menerus tetap up to date kemudian follow up.
  • Membangun citra perusahaan dengan kartu nama dan kop surat yang menarik.
  • Desain brosur yang menjelaskan keuntungan dari produk.
  • Mengembangkan pemesanan melalui delivery.
  • Buat tempat khusus untuk memamerkan produk dan membeli langsung.
  • Desain telemarketing (telemarketing).
  • Buat gambar logo perusahaan yang mudah di ingat dan memberi kesan.
  • Buat Isu yang terkait dengan bisnis buletin yang dimiliki, minimal 3 bulan.
  • Buat souvenir
  • Buat kampanye sosial yang berhubungan dengan produk. Sebagai contoh, hemat listrik, ketika kita menyalakan produk.
  • Membuat stiker atau balon dengan logo perusahaan dan slogan.
  • Membuat desain T-shirt dengan logo dan nama perusahaan.
  • Saling mempromosikan dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
  • Pelajari biaya iklan, baik melalui surat kabar, majalah, radio, televisi, billboard, bus berhenti, dan tempat umum lainnya.
  • Manfaatkan kampanye bersama untuk menghemat biaya promosi.
  • Perusahaan diprofilkan di koran dan majalah biasanya di baca calon pelanggan.
  • Sewa agen periklanan atau PR (Public Relations)
  • Mengadakan kontes (dengan tujuan promosi).
  • Membuat seminar dikhususkan untuk produk atau jasa yang ada di perusahaan.
  • Cari pelanggan potensial dalam pameran.
  • Mencari calon pelanggan dalam asosiasi yang terkait dengan bisnis yang sedang di kerjakan.
  • Cari calon pelanggan di seminar.
  • Cari di majalah atau koran pelanggan.
  • Pack brosur, daftar harga, dan korespondensi di tempat khusus untuk pelanggan.
  • Pasang rambu-rambu yang mengarah ke kantor Anda.
  • Promosi di kertas atau amplop.
  • Gunakan logo dan nama perusahaan pada mobil perusahaan.
  • Buatlah daftar produk, lengkap dengan gambar, cara menggunakan dan manfaat.
  • Memberikan sampel produk gratis.
  • Memberikan kesempatan kepada calon pelanggan, untuk melihat proses produksi.
  • Sponsori acara amal.

CARA MEMBUAT SLIDE YANG MENARIK

1. Menyiapkan Konten
Inilah langkah pertama yang perlu Anda siapkan. Konten adalah elemen utama yang harus Anda siapkan sebaik mungkin sebelum Anda membuat slide, bahkan sebelum Anda berpikir tentang desain yang akan Anda buat.
Untuk menyiapkan konten, Anda harus memulainya dengan pena dan kertas bukan dengan membuka komputer atau membuka powerpoint.
Untuk menyiapkan konten atau materi presentasi, Anda bisa menggunakan brainstorming, mind map dan logical structure. Cara-cara ini dilakukan untuk mendapatkan ide-ide yang akan Anda kembangkan menjadi materi presentasi.
Setelah ide terkumpul, silakan seleksi mana ide-ide yang akan Anda gunakan dan mana yang tidak. Setelah itu rapikan ide-ide Anda. Setelah Anda memiliki ide-ide yang sudah terstruktur dengan baik, kemudian silakan kembangkan ide-ide tersebut menjadi materi presentasi yang utuh.
2. Membuat Storyboard
Setelah Anda memiliki materi presentasi yang lengkap, dan sebelum membuat desain slide ada satu tahap yang perlu Anda lakukan yaitu membuat storyboard.
Storyboard adalah alat serbaguna untuk mulai memvisualisasikan konten presentasi Anda. Storyboard adalah sebuah sketsa atau gambar yang ditampilkan secara berurutan. Tujuannya adalah untuk melihat gambaran cerita visual yang Anda buat secara keseluruhan. Dan storyboard umumnya terdiri dari dua elemen yaitu konten dan sketsa gambar.
Bagaimana membuat storyboard untuk merancang desain slide presentasi Anda? ada tiga langkah sederhana yang perlu Anda lakukan.
Pertama, membuat outline
Outline adalah kerangka dasar dari konten presentasi dan jumlah slide presentasi yang akan Anda gunakan. Ini bertujuan untuk melihat konten apa saja yang akan Anda tampilkan pada semua slide dan berapa jumlah slide yang akan Anda gunakan. Karena pada umumnya jumlah slide bisa lebih banyak, bisa sama atau bisa lebih sedikit dari rancangan materi atau alur awal materi presentasi.
Membuat otline caranya sederhana. Anda bisa membuatnya menggunakan dengan fitur outline mode di powerpoint seperti gambar berikut ini.
Gambar 3.13 Outline ModeDengan membuat outline mode seperti contoh di atas maka Anda akan memiliki poin-poin utama yang akan Anda tampilkan dalam tiap slide. Dengan demikian Anda sudah memiliki urutan dari slide presentasi yang akan Anda buat. Jika Anda lihat melalui slide sorter maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.
Gambar 3.14 Slide SorterSetelah Anda benar-benar yakin outline sudah Anda buat dengan baik dan runtut, selanjutnya Anda bisa melangkah ke tahap yang selanjutnya yaitu membuat storyboard.
Kedua, menyiapkan kertas.
Setelah outline selesai Anda buat selanjutnya silakan Anda siapkan kertas. Dalam hal ini Anda bisa memanfaatkan powerpoint kosong yang Anda cetak dengan pengaturan handout dua atau empat slide. Setelah itu silakan copy kertas tersebut sebanyak yang Anda butuhkan.
Ketiga, membuat sketsa gambar.
Setelah kertas siap, silakan Anda ambil alat tulis Anda kemudian gambar sketsa pada kertas yang sudah Anda siapkan. Gambar tidak harus bagus, yang penting dapat mengilustrasikan pesan dan visual yang akan Anda tampilkan.
Gambar 3.16Demikianlah tiga cara bagaimana membuat storyboard. Jika Anda dapat melakukan ini dengan baik maka tugas Anda untuk mendesain slide akan jauh lebih mudah. Untuk melihat contoh storyboard silakan Anda lihat pada gambar berikut ini.
3. Mendesain dengan powerpoint
Setelah storyboard selesai Anda buat, selanjutnya silakan desain slide berdasarkan storyboard yang sudah Anda rancang dengan menerapkan prinsip-prinsip desain desain yang baik. Kemudian optimalkan setiap elemen dari slide presentasi Anda. Seperti elemen gambar, font, warna, shape, animasi dan transisi.
Kemudian yang perlu Anda catat juga. Pada saat mendesain slide ini saya sarankan Anda mencari gambar-gambar yang Anda butuhkan terlebih dahulu yang bisa Anda cari. Ini untuk mempercepat kerja. Hindari mencari satu gambar kemudian langsung mempercantik slide. Ini akan membuat kerja Anda kurang efektif.
Bagaimana jika ada beberapa gambar belum saya temukan? Jika itu yang terjadi tinggalkan dahulu aktivitas mencari gambar, Anda bisa langsung lanjut mendesain slide yang sudah Anda dapatkan gambarnya. Baru setelah selesai, Anda lanjutkan kembali mencari gambar-gambar yang belum Anda temukan sebelumnya.
Bagaimana jika tidak menemukan gambar yang sesuai dengan storyboard? Tidak masalah, karena pada dasarnya storyboard bukan desain, melainkan rancangan desain.Untuk itu Anda dapat mengganti gambar dengan gambar lain, yang penting relevan dengan konten presentasi Anda. Pahami juga bahwa hasil akhir juga tergantung dengan situasi yang Anda hadapi. Jadi Anda harus fleksibel. Ikuti saja prosesnya dan ikuti daya imajinasi serta kreativitas Anda.
Di bawah ini adalah beberapa contoh sketsa yang sudah dirubah menjadi desain slide yang menarik. Sebelah kiri contoh sketsa dan sebelah kanan desain.
Gambar 3.17
Demikianlah langkah-langkah cara membuat slide presentasi powerpoint yang baik dan menarik. Terapkan cara ini untuk membuat slide presentasi Anda. Percayalah dengan menerapkan langkah-langkah ini ke depannya Anda akan mampu membuat slide presentasi yang tampil beda.
Bagaimana menurut Anda?

cara membuat company profile

Cara Membuat Company Profile Kreatif

http://tergila.com/wp-content/uploads/2013/04/tips-membuat-slide-power-point.jpg


Membuat company profile yang baik setidaknya selalu mempertimbangkan ide-ide kreatif. Mengapa? Karena agar desain akhir yang dihasilkan harus benar-benar bernilai dan berkualitas. Dan pada akhirnya kostumer dan investor yang melihat company profile harus tertarik dengan tampilan desain tersebut.
Sebuah desain company profile harus bisa menyediakan informasi mendetail terhadap semua aspek perusahaan/lembaga yang direpresentasikannya. Aspek itu meliputi kapasitas, kekuatan, kualitas finansial, pengalaman serta kapabilitas bisnisnya.
Sebuah company profile harus dibuat supaya bisa menumbuhkan keyakinan di mata kostumer dan investor terhadap semua potensi yang dimiliki perusahaan tersebut.
Cara-Membuat-Company-Profile-Kreatif-Profesional-1024x883
Sebuah desain company profile yang kreatif juga tidak melupakan ketersediaan berbagai data-data informatif. Pada data-data itulah penerima company profile yang potensial akan membaca dan mendapatkan referensi untuk transaksi atau investasi.
Company profile yang baik harus dibuat dengan kreasi semaksimal mungkin agar bisa meningkatkan value dari institusi yang diwakilinya. Value sebuah lembaga/perusahaan yang dipresentasikan dalam sebuah profile bisnis pada dasarnya bertujuan untuk memenangkan kompetisi terhadap para kompetitor dan mampu meninggalkan pengaruh yang positif bagi pengambilan keputusan pada sisi kustomer atau investor untuk bertransaksi atau berinvestasi.
Bagi anda yang hendak mempersiapkan sebuah desain company profile maka sebaiknya persiapkan alur data dan alur kerja yang baik dan terarah.
Di antara tips dan cara untuk mempersiapkan dan membuat desain company profile yang kreatif dan baik, inilah 6 Cara Membuat Company Profile Kreatif Profesional sebagai berikut:

1. Pemetaan data dan informasi

Tentukan data dan informasi yang dibutuhkan. Jika anda mewakili perusahaan yang akan membuat profile bisnis, maka desainer akan menanyakan data dan informasi mendetail apa saja yang akan dimuat nantinya pada profile. Jika anda adalah desainer pembuat profile bisnis perusahaan maka pemetaan data dan informasi harus dilakukan awal sekali. Mintalah data dan informasi berupa file, gambar dan dokumen yang diperlukan dari klien anda.

2. Presentasikan dengan baik

Company profile yang dibuat oleh Masbadar selalu dianggap sebagai sebuah presentasi. Bahkan proses diskusi dan konsultasi pra pembuatannya sendiri adalah sebuah presentasi yang mengasyikan. Lihat bagai cara berpresentasi yang baik dan efektif di sini. Bagi para pemilik bisnis atau yang mewakilinya maka presentasi berupa penjelasan dan jelas dan simpel akan membantu desainer pilihan anda memberikan karya terbaiknya dengan efektif.

3. Legalitas yang lengkap

Legalitas di sisi siapa? Tentu di sisi pemilik perusahaan yang akan menjabarkan gambaran bisnis atau produknya pada sebuah profile. Kelengkapan dokumen legalitas berupa salinan SIUP, TDP, NPWP dan sebagainya sebaiknya disediakan dalam bentuk file. Apakah desainer atau perusahaan desain pilihan anda adalah perusahaan dengan legalitas memadai sebagaimana bisnis Anda? Tentu itu adalah kebijakan anda memilih desainer yang akan memciptakan identitas bisnis anda. Di masbadar.com, kami mengdepankan legalitas bisnis sebab warga negara yang baik adalah mereka yang taat terhadap kebijakan pemerintah berupa pajak. Masbadar adalah desainer company profile di Ayuprint Karawang dengan badan hukum CV Ayu Group. Bukan saja kualitas dan efektifitas karya dan kerja kami dalam membuat desain company profile anda tampil kreatif dan menarik, tapi juga keberlangsungan kerja sama dalam pembuatan kebutuhan identity branding lebih jauh dan lebih lengkap di masa yang akan datang.

4. Point Penekanan

Setiap perusahaan dan bisnis selalu ada layanan/service atau produk yang menjadi andalan. Company Profile dibuat agar produk dan layanan sebuah bisnis tampil dengan jelas dan apik guna referensi eksternal terhadap calon kustomer atau investor juga internal sebagai referensi knowledge bagi orang marketing dan para karyawan. Tentukan semua point yang hendak dimunculkan dan dikedepankan.

5. Nilai Kreativitas

Kreativitas desain menentukan value lain dari sekedar presentasi data dan katalog produk serta informasi layanan bisnis. Tampilan yang elegan dan profesional akan lahir dari kreatifitas sebuah desain dan prosesnya. Desainer adalah pemain seni dan keindahan, selain sisi bisnis dan industri sisi estetika tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Pemilik bisnis adalah mereka yang memiliki naluri seni dunia industri dan deal-deal transaksi bisnis, komunikasi yang baik antara pemilik bisnis atau yang mewakilinya dengan desainer akan membuat proses pembuatan efektif dan output yang sesuai harapan.

6. Waktu dan proses desain yang efektif

Proses company profile dalam bentuk media cetak sebenarnya adalah standrd proses percetakan. Setelah desain disetujui maka printing dalam jumlah masal di Masbadar tidak lebih dari 5 kerja dengan catatan melihat jenis finishing. Yang memakan waktu adalah proses desain dan revisi. Penentukan jenis paket desain yang ditawarkan di Masbadar akan disesuaikan dengan waktu kerja kedua belah pihak.

menerima tamu

Etika Menerima Tamu

Dalam menerima tamu, ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh sekretaris antara lain :
• Apabila sudah ada janji, tepati waktu, apabila sedang ada tugas di luar kantor harus memberitahukan dan minta maaf untuk datang terlambat (prioritas perlu dipertimbangkan).
• Apabila tamu masuk, hendaknya berdiri, tersenyum, dan bersalaman.
• Berikan sapaan ramah kepada tamu.

1.Penanganan Ruangan Tamu
Sekretaris baiknya memeriksa tata ruang penerimaan tamu, khususnya yang berkaitan langsung dalam hal-hal berikut :
• Ruangan
harus nyaman, bersih dan rapi.
• Lengkapi ruangan tamu dengan perlengkapan seperti :
- buku tamu
- kartu pengenal tamu
- majalah/koran
- brosur/katalog perusahaan
- tempat sampah/asbak
• Tunjukanlah sikap untuk selalu siap menerima memberikan bantuan dan bersahabat.

2. Tata Cara Mengantar dan Melayani Tamu

a)     Jangan membeda-bedakan tamu
b)     Bagian penerima tamu adalah wajah perusahaan
c)      Apabila tamu datang segera sambut
d)     Ketika mengantar tamu tunjukan kearah yang dituju dan dengan telapak tangan kearah atas dan jari rapat, menuju kearah dengan telunjuk adalah sifat yang tidak sopan.
e)     Ketika mengantar tamu ke tempat tujuan berjalan agak ke depan dengan posisi sedikit miring sambil sesekali menengok ke belakang untuk memperhatikan jalan tamu.
f)       Membukakan pintu untuk tamu kalau pintu bergerak kearah dalam
g)     Tamu yang diterima biasanya dipersilahkanuntukmasukdanmenunggudiruangantamu yang sudahdisediakanolehkantor.

Hal-hal yang harus dilakukan sekretaris saat menerima tamu kantor
Saat sekretaris menerima tamu kantor, hal yang harus dilakukan antara lain :
a)    Mempersilahkan tamu duduk ditempat terhormat
b)    Duduk berhadapan dengan tamu dan melayani dengan sikap duduk yang sopan.
c)     Ketika akan memasuki ruang yang ada tamu didalamnya hendaknya mengetuk pintu, setelah masuk tundukan kepala kepada tamu terlebih dahulu, kemudian berbicara dengan orang yang dimaksud.
d)     Apabila materi pembicaraan hanya perlu diketahui oleh orang yang dimaksud, sampaikan pesan tertulis di kertas catatan.
e)    Ketika tamu akan meninggalkan ruang tamu bukakan pintu dengan ramah dan sopan.

Ada beberapa etika menurut beberapa ahli :
Menurut
Sedarmayanti, etika sekretaris dalam menerima tamu, antara lain :
a. Bersikap
sopan dan ramah
b. Berkepribadian
menarik
c. Bijaksana
d. Mempunyai
cukup pengetahuan tentang struktur organisasi dan hal penting tentang organisasi tempatnya bekerja, serta pengetahuan lainnya.

Cara Pelayanan Tamu Kantor
Sekretaris yang bertugas menerima
tamu harus memperhatikan hal-hal berikut :
1. Mengetahui
nama tamu, nama kantor, nama perusahaan, dan maksud kunjungannya.
 2. Memberikan
kesan yang paling menyenangkan
 3. Menyapa, menghormati, memberi bantuan dengan informasi yang tepat.
 4. Mengetahui dengan pasti, hal yang boleh
dan tidak boleh diberitahukan kepada tamu.
5.  Menghubungi
pejabat yang lebih berhak menangani masalah yang di bawa oleh tamu.
6. Pandai-pandailah menetapkan pilihan sesuai dengan masalah yang diungkapkan oleh tamu.
7. Bila pejabat yang diinginkan tamu tidak ada di tempat, mintalah kepada tamu agar meninggalkan pesan. Catat pesan itu dan beritahukan pada pejabat yang dikehendaki tamu.
 
Jenis-jenis Tamu dan Cara Pelayanannya:

Sikap sekretaris ketika berhadapan dengan tamu kantor:
  1. Tamu dengan perjanjian
  2. Tamu tak dikenal
  3. Tamu yang menolak memberitahu keperluannya mengisi formulir tamu dengan lengkap , sebutkan alasan mengapa anda meminta hal tersebut. Walaupun tamu bersikeras, tetap perlalukan dengan sopan dan sabar.
  4. Tamu atau pelanggan yang datang tanpa perjanjian untuk memprioritaskan penerimaan tamu sesuaikan dengan keperluan, situasi kantor, dan kesibukan pimpinan
  5. Anggota keluarga atau teman atasan
  6. Tamu yang tak diingikan
  7. Pramuniaga atau salesman
  8. Tamu lanjut usia atau cacat fisik
  9. Anggota keluarga atau teman dekat sekretaris

10.         Tamu ketika atasan membatalkan janji